Diberdayakan oleh Blogger.

Bahagia dan sedih adalah satu paket yang tidak bisa dipisahkan

Ini lah hidup, ga selamanya hidup ini bahagia. Tidak ada seorang pun yang memberikan jaminan akan kebahagiaan, bahkan sebaliknya ga ada juga yang memberikan jaminan akan kesedihan dalam hidup. Bahagia dan sedih adalah satu paket yang tidak bisa dipisahkan. kata orang benar, hidup ini seperti roda yang berputar kadang kita diatas kadang di tengan bahkan kadang kita dibawah (berasa naik bianglala hehehe).

Kebahagian akan selalu tercipta ketika kesedihan ada, berlaku pula sebaliknya. Setiap orang berbeda mempresentasikan kebahagiaan menurut mereka masing-masing. Kesedihan pun seperti itu, kadang tidak semua orang mempresentasikan kesedihan dengan menangis, banyak yang memendam nya sendiri. yah sendiri... mereka memendam kesedihan didalam hati tanpa harus ada satu orang pun yang tau. Batin lah yang akan menangis, merongrong dan berujung pada gangguan mental bahkan tidak sedikit yang mengalami stess. Tapi ini lah hidup.. dimana semua orang pasti pernah merasakan dua hal itu. bahkan mungkin ada yang merasakan kedua nya berbarangan. Entah itu disebut apa, Bahagia tapi sedih , sedih tapi bahagia..

Tidak semua keinginan dalam hidup ini bisa terpenuhi sesuai dengan yang kita inginkan. Semua ada jalan nya, Jalan nya pun berbeda... dalam waktu yang berbeda pula. Hanya saja bagaimana cara kita menyikapi nya.. menyikapi saat-saat kita bahagia dan saat-saat kita bersedih. Tidak selamanya langit itu gelap, dan akan selalu ada pelangi yang indah setelah hujan. dan waktu akan menjawab semua nya...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Manusia di Persimpangan

Ini merupakan kutipan dari sebuah film "Milly & Nathan". pertama liat cover film nya ga terlalu tertarik sih, coba2 buat nonton menghabiskan malam dari pada bengong. ternyata film nya bagus bangen (menurut ku). Suka sama film ini... apa lagi sama kalimat2 dibawah ini (hehehe...)

Manusia di Persimpangan

dia adalah manusia yang selalu bingung menentukan arah...
belok kanan belok kiri atau lurus saja...
dia hanya tau dia harus terus berjalan tidak boleh berhenti...

sampai di satu titik,,,
ketika sebuah kebuntuan menghadangnya dari pada memilih berhenti...
dia memilih untuk mundur lagi kebelakang..
karena yang terpenting baginya adalah terus dan terus berjalan....

dia adalah manusia yang selalu merasa melewati jalan yang asing....
mencari entah apa,, berlari entah untuk apa,,,
ratusan persimpangan di lewati lalu diabaikan..
hingga kerinduan menjelma menjadi bayangan sepanjang jalan...

ia terus berjalan tanpa tau kapan ia harus berhenti...
seperti perahu tanpa tau harus berlabuh dimana...
seperti kumbang yang tak pernah menemukan bunga...
ia terus,, terus,, dan terus berjalan...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS