Diberdayakan oleh Blogger.

Allah akan selalu mendengarkan jeritan hati

Jika Allah adalah maha pengampun dan maha pemaaf maka maka tidak ada sedikit pun hak ku untuk tidak memaaf kan semua kesalahan mu. Tidak pernah di bayang kan bahkan tidak pernah terlintas dalam benak ku bahwa aku akan kembali merasa kan hal ini lagi. Sakit memang, dan tidak mudah untuk bisa menerima semua ini.

Aku tidak bisa mengatakan bahwa kau adalah miliku karena sesungguhnya kita adalah milik allah seperti yang di jelaskan dalam surat albaqara : 156. Dan segala kekhawatiran ku selama ini telah terjawab oleh waktu. TIdak ada satu hal pun yang dapat aku ketahui di belakang ku melain kan hanya allah yang mah amengetahui apa yang kamu kerjakan.

Ada kekuatan yang Allah kasih untuk menjaga agar hati ku bisa ku kembalikan utuh seperti sebelum ku mengenalmu. Aku rasa kan benar dalam hidup ku bahwa aku gagal dalam hal ini. Ada janji yang belum sempat aku penuhi. Tapi aku selalu percaya akan kekuatan mu tuhan...
Aku percaya bahwa kau selalu ada dalam hati ku dan kau tidak akan membiarkan hati ku menjerit. Mungkin sudah waktu nya untuk berpisah dan mungkin bukan aq orang yang terbaik dalam hidup nya. Dan bukan pula dia orang yang tepat untukku.

Dan Allah akan selalu mendengarkan jeritan hati dan besarnya rasa ikhtiar kita kepadanya karena sesungguhnya allah maha mendengar lagi maha mengetahui. Satu hal yang hanya bisa aku lakukan adalah mengikhlaskannya bersama orang lain.

Ketika rasa ikhlas itu mulai perlahan bisa aku rasa kan dan aku pun mulai bisa memaafkannya, aku diam walaupun kau terus membuat hati ini sakit. Tapi aku tetap diam, aku diam dalam usaha ku untuk tetap bisa memaafkan mu sebesar apapun kesalahnmu itu. semakin aku diam maka semakin kau menginjak-injak harga diriku.. kau buat aku malu pada diriku sendri
kau buktikan bahwa aku gagal membantu mu untuk berubah kau perlihat kan dengan jelas..

Bukan permusuhan yang aku mau, walaupun kita telah berpisah dan kau telah menjadi milik orang lain. Aku tahu kadar ku sebagai seorang wanita dan sebgai seorang hamba alllah. Aku tidak akan memaksakan apa yang tidak mungkin bisa dipaksakan. Menjalani kehidupan ku yang baru, aku harap kau bisa bersikap sewajarnya. bersikap lah seperti hal nya sebelum kita bersama. Dan bersikap lah seperti teman.

with love
Intan,
JAkarta 08 Februari 2010

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS